BEI Kaji Efektivitas Intensif Pajak, Dorong UMKM Naik Kelas
TAHUN DEPAN, 23 UMKM SIAP MELANTAI
Dirut Jeffrey Hendrik (kiri) saat jumpa pers usai acara Penandatanganan Nota Kesepahaman antara BEI dan Kementerian UMKM di Main Hall BEI, Jakarta, Senin (2/11/2026). FOTO: str/ist
Jakarta, InvestorDailyOnline.com (INDOLINE) - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik mengungkapkan, perusahaan yang memenuhi persyaratan tertentu saat ini memiliki hak mendapatkan insentif perpajakan berupa pengurangan tarif pajak penghasilan (PPh) badan sebesar 3%.
"Kini, perusahaan yang memenuhi persyaratan tertentu dapat memperoleh insentif perpajakan berupa pengurangan tarif pajak penghasilan badan sebesar 3%," ujar Jeffrey di sela acara Penandatanganan Nota Kesepahaman antara BEI dan Kementerian UMKM usai peluncuran program Go Public Academy for Small Medium Enterprises di Main Hall BEI, Jakarta, Senin (2/11/2026).
BEI merampungkan kajian evaluasi efektivitas insentif pajak bagi perusahaan tercatat yang disusun bersama PT Dimensi Internasional Tax. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya BEI mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas melalui pemanfaatan pasar modal sebagai sumber pendanaan sekaligus optimalisasi fasilitas perpajakan.
Kajian tersebut juga diharapkan dapat memperkuat pemahaman perusahaan mengenai peluang pengembangan bisnis melalui pasar modal, termasuk pemanfaatan fasilitas insentif perpajakan bagi perusahaan yang melantai di BEI.
Pada acara itu BEI menghadirkan PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) untuk membagikan pengalaman dalam memanfaatkan insentif pajak bagi perusahaan tercatat. UVCR sebagai salah satu emiten yang sebelumnya tercatat di Papan Akselerasi BEI dan berhasil naik kelas ke Papan Pengembangan.
23 UMKM Bersiap IPO
BEI mencatat, saat ini ada 23 UMKM tengah mengikuti proses coaching clnic dalam rangka persiapan Initial Public Offering (IPO). Proses listing perdana ini ditargetkan berlangsung tahun depan.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI Saidu Solihin, menjelaskan dalam satu tahun terakhir, BEI telah bekerja sama dengan 23 UKM untuk melakukan coaching clinic, di mana mencakup persiapan melantai di BEI hingga kesiapan menanggung berbagai kewajiban sebagai perusahaan publik. (ID1)