Ketahanan Perbankan Terjaga, Basis Investor Terus Bertumbuh

Rabu 04-11-2026,17:07 WIB
Reporter : Frans
Editor : Frans

Jakarta, InvestorDailyOnline.com (INDOLINE) - Pasar modal dalam negeri mengalami pemulihan secara bertahap pada triwulan III 2026 di tengah ketidakpastian global. IHSG ditutup pada level 6.071,14 pada akhir triwulan III 2026, menguat 7,58% qtq seiring kembali masuknya dana asing ke pasar saham domestik, terutama di Juli dan Agustus. 

Laporan Bank Indonesia Selasa (3/11/2026) pada Oktober 2026, IHSG terkoreksi pasca pengumuman konsultasi MSCI, dan per 30 Oktober 2026 IHSG saat itu ditutup pada level 5.057,05 atau terkoreksi 16,7% mtd. 

Setelah itu berapa hari IHSG mengalami fluktuasi, hingga di bawah 5.000. Tercatat pada penutupan Selasa (4/11/2026) berada di level 4.904 dan pada penutupan perdagangan sore ini, Rabu (4/11/2026) IHSG naik 0,32 Persen atau meningkat 15,480 basis point ke level 4.919,767.

Sementara,  kinerja industri pengelolaan investasi relatif stabil, dengan Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana tercatat sebesar Rp640,05 triliun per 27 Oktober 2026 atau tumbuh positif 0,46% mtd, ditopang oleh net subscription sebesar Rp14,11 triliun mtd.

Di tengah dinamika pasar, sejumlah indikator pasar modal domestik menunjukkan perkembangan yang kuat. Minat penghimpunan dana oleh korporasi domestik di pasar modal tetap tinggi. Hingga 28 Oktober 2026 (ytd), nilai penghimpunan dana di pasar modal mencapai Rp202,04 triliun, yang didominasi oleh penerbitan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk (EBUS) senilai Rp150,43 triliun. 

Basis investor juga terus bertumbuh, terlihat dari jumlah Single Investor Identification (SID) yang terus meningkat dan telah mencapai 33,36 juta per 26 Oktober 2026, atau tumbuh 63,94% ytd. 

Kinerja fundamental Emiten terpantau tetap terjaga, dengan sebanyak 73,54% dari Emiten saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) membukukan laba berdasarkan Laporan Keuangan Tengah Tahunan (LKTT) 2026.

Kinerja intermediasi perbankan tetap kontributif dengan profil risiko yang terjaga di tengah dinamika perekonomian global dan tekanan geopolitik. Kredit perbankan pada September 2026 tumbuh 13,26% yoy menjadi Rp9.245,1 triliun, didorong oleh kredit investasi yang tumbuh 23,20% dan kredit korporasi tumbuh 21,31%, sedangkan kredit modal kerja dan konsumsi masing-masing tumbuh 11,89% dan 4,86%. 

Sementara itu, kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) gross sebesar 2,07% dan NPL net sebesar 0,82%, serta Loan at Risk (LaR) sebesar 8,50%. Di sisi lain, DPK perbankan tumbuh sebesar 8,22% yoy menjadi Rp10.492,2 triliun, dengan giro, tabungan, dan deposito masing-masing tumbuh sebesar 12,64%, 9,08%, dan 3,78%.

Ketahanan perbankan terjaga kuat tercermin dari tingkat permodalan atau Capital Adequacy Ratio (CAR) pada September 2026 yang berada di level tinggi yakni sebesar 24,30%. Likuiditas perbankan tetap memadai dengan rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 88,11%, serta rasio Alat Likuid terhadap Non-Core Deposit (AL/NCD) dan Alat Likuid terhadap DPK (AL/DPK) masing-masing sebesar 105,73% dan 24,08%.

Pada sektor Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun (PPDP), total aset industri asuransi per September 2026 mencapai Rp1.192,84 triliun atau tumbuh 0,98% yoy. Secara umum, permodalan industri asuransi komersial masih memadai dan terjaga, dengan Risk Based Capital (RBC) industri asuransi jiwa sebesar 471,95% serta asuransi umum dan reasuransi sebesar 331,84%, jauh di atas ambang batas 120%. Di industri dana pensiun, total aset mencapai Rp1.721,91 triliun atau tumbuh 6,11% yoy, dengan aset dana pensiun program sukarela sebesar Rp410,97 triliun atau tumbuh 3,30% yoy. Adapun total aset perusahaan penjaminan mengalami kontraksi sebesar 2,03% yoy menjadi Rp47,26 triliun.

Pada sektor Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML), piutang pembiayaan Perusahaan Pembiayaan (PP) tumbuh 2,21% yoy pada September 2026 menjadi Rp518,34 triliun, dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) sebesar 2,98% secara bruto dan 0,81% secara neto. Selain itu, gearing ratio perusahaan pembiayaan tetap terjaga pada level rendah sebesar 2,05 kali, jauh di bawah batas maksimum 10 kali. Pada industri Pinjaman Daring (Pindar), outstanding pembiayaan mencapai Rp106,48 triliun atau tumbuh 17,02% yoy, dengan tingkat risiko kredit bermasalah secara agregat (TWP90) sebesar 5,36%.

Perkembangan aktivitas aset kripto di Indonesia terjaga stabil. Jumlah investor aset kripto berada dalam tren meningkat dan telah mencapai 23,48 juta investor pada September 2026 dengan nilai transaksi aset kripto selama September 2026 sebesar Rp30,56 triliun. Selain itu, sampai dengan September 2026, OJK telah menyetujui perizinan 34 (tiga puluh empat) entitas di ekosistem perdagangan aset kripto, yang terdiri dari 2 (dua) bursa kripto, 2 (dua) lembaga kliring penjaminan dan penyelesaian, 2 (dua) pengelola tempat penyimpanan, dan 28 (dua puluh delapan) pedagang aset keuangan digital.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengambil langkah-langkah kebijakan guna menjaga SSK dan mendukung pertumbuhan ekonomi sebagai respons terhadap dinamika global dan mencermati perkembangan perekonomian dan pasar domestik, sebagai berikut:

OJK bersama Self-Regulatory Organizations (SRO) berkomitmen untuk terus mengakselerasi dan memperkuat agenda-agenda reformasi pasar modal Indonesia. Dari sisi integritas pasar, OJK terus memperkuat pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran ketentuan di bidang pasar modal. OJK juga mendorong PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk memperkuat metodologi pengawasan perdagangan, termasuk meningkatkan kemampuan identifikasi pola transaksi tidak wajar, mendeteksi indikasi perdagangan terkoordinasi, serta memperkuat mekanisme tindak lanjut hasil pengawasan. Agenda engagement dengan investor institusi global maupun lembaga-lembaga penyedia indeks global terus dilanjutkan, termasuk untuk menginformasikan kemajuan yang dicapai dari agenda reformasi terkini.

Tags :
Kategori :

Terkait

https://investordailyonline.com/" title="Raih Kontrak Baru Rp400 Miliar, PTPP Garap Proyek Dermaga 11 Bontang"> Raih Kontrak Baru Rp400 Miliar, PTPP Garap Proyek Dermaga 11 Bontang

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key "nama_kategori"

Filename: amp/detail.php

Line Number: 1272

Backtrace:

File: /home/u127627019/domains/investordailyonline.com/public_html/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1272
Function: _error_handler

File: /home/u127627019/domains/investordailyonline.com/public_html/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /home/u127627019/domains/investordailyonline.com/public_html/index.php
Line: 223
Function: require_once

https://investordailyonline.com/" title="Raih Kontrak Baru Rp400 Miliar, PTPP Garap Proyek Dermaga 11 Bontang" style="color:#333">
https://investordailyonline.com/" title="Imbas Sentimen Negatif Kasus Penyadapan, IHSG Dibuka Memerah "> Imbas Sentimen Negatif Kasus Penyadapan, IHSG Dibuka Memerah

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key "nama_kategori"

Filename: amp/detail.php

Line Number: 1272

Backtrace:

File: /home/u127627019/domains/investordailyonline.com/public_html/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1272
Function: _error_handler

File: /home/u127627019/domains/investordailyonline.com/public_html/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /home/u127627019/domains/investordailyonline.com/public_html/index.php
Line: 223
Function: require_once

https://investordailyonline.com/" title="Imbas Sentimen Negatif Kasus Penyadapan, IHSG Dibuka Memerah " style="color:#333">
https://investordailyonline.com/" title="Ditopang Pertumbuhan Penjualan, Laba Bersih SMGR Melonjak 363,1%"> Ditopang Pertumbuhan Penjualan, Laba Bersih SMGR Melonjak 363,1%

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key "nama_kategori"

Filename: amp/detail.php

Line Number: 1272

Backtrace:

File: /home/u127627019/domains/investordailyonline.com/public_html/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1272
Function: _error_handler

File: /home/u127627019/domains/investordailyonline.com/public_html/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /home/u127627019/domains/investordailyonline.com/public_html/index.php
Line: 223
Function: require_once

https://investordailyonline.com/" title="Ditopang Pertumbuhan Penjualan, Laba Bersih SMGR Melonjak 363,1%" style="color:#333">
https://investordailyonline.com/" title="Kinerja Positif, PTSP Bidik Pertumbuhan Pendapatan 5%"> Kinerja Positif, PTSP Bidik Pertumbuhan Pendapatan 5%

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined array key "nama_kategori"

Filename: amp/detail.php

Line Number: 1272

Backtrace:

File: /home/u127627019/domains/investordailyonline.com/public_html/application/views/frontend/amp/detail.php
Line: 1272
Function: _error_handler

File: /home/u127627019/domains/investordailyonline.com/public_html/application/controllers/Amp.php
Line: 273
Function: view

File: /home/u127627019/domains/investordailyonline.com/public_html/index.php
Line: 223
Function: require_once

https://investordailyonline.com/" title="Kinerja Positif, PTSP Bidik Pertumbuhan Pendapatan 5%" style="color:#333">

Terkini