Jakarta, INDOLINE - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperluas kolaborasi dengan pelaku industri kecantikan melalui dukungan terhadap BNI Beyoutiful Symphony Festival (BSF) 2026 yang berlangsung di Main Atrium Senayan City, Jakarta.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya BNI untuk semakin memahami kebutuhan pelaku usaha sekaligus menghadirkan solusi finansial yang mendukung aktivitas transaksi, pengembangan bisnis, dan digitalisasi di industri kecantikan.
Memasuki tahun kedua penyelenggaraan, BNI BSF 2026 mengusung tema “Bring Nature To You” dengan menghadirkan lebih dari 35 dokter dan praktisi lintas disiplin. Festival tersebut menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai berbagai layanan kesehatan dan estetika, mulai dari bedah plastik, perawatan kulit, rambut, hingga prosedur medis lainnya.
Pendiri Beyoutiful Aesthetic, dr. Teuku Adifitrian atau dr. Tompi, mengatakan BNI BSF 2026 dirancang untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi kesehatan dan estetika berbasis keilmuan sekaligus mempertemukan berbagai pelaku dalam industri kecantikan.
“Intinya kami ingin masyarakat mendapat informasi yang aman, bertanggung jawab, dan berbasis ilmu, sekaligus membangun ekosistem beauty secara lebih holistik,” ujar Tompi.
Tompi juga mengapresiasi dukungan BNI terhadap pengembangan BSF dan ekosistem Beyoutiful. Menurutnya, kolaborasi tersebut membuka peluang kerja sama yang lebih luas ke depan.
“BNI melihat potensi acara ini dan ekosistemnya untuk terus berkembang. Kami senang bisa mengembangkan kolaborasi ini secara serius bersama BNI,” kata Tompi.
Komisaris BNI Vera Febyanthy menilai perkembangan industri kecantikan juga mencerminkan perubahan cara masyarakat memandang kesehatan, perawatan diri, dan kepercayaan diri.
“Menurut saya, beautiful bagi perempuan masa kini bukan hanya tentang bagaimana kita terlihat, tetapi juga tentang bagaimana kita merasa dan membawa diri,” ujar Vera.
Sementara itu, Wakil Direktur Utama BNI Alexandra Askandar mengatakan BNI hadir sebagai mitra finansial yang dapat mendukung pelaku usaha kecantikan dalam berbagai tahap pengembangan bisnis, mulai dari kebutuhan transaksi hingga ekspansi dan digitalisasi.
“Kami ingin menjadi mitra yang memahami kebutuhan bisnis dan menyediakan solusi yang relevan, sekaligus menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih baik bagi pelanggan,” ujar Alexandra. (YAR)