Jakarta, InvestorDailyOnline.com - Kembangkan ekspansi bisnisnya, PT Era Media Sejahtera Tbk. (DOOH) melalui anak usahanya, PT Cakrawala Nexus Investama (CNI), akan mengakuisisi saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) sekitar Rp2 triliun. CNI akan mengakuisisi 6,68 miliar lembar saham atau setara dengan 29,88% kepemilikan di INET.
Perseroan mengungkapkan, nilai transaksi tersebut setara dengan 647,90% dari ekuitas DOOH per 30 Juni 2026 yang tercatat sebesar Rp309,53 miliar.
"Nilai transaksi sebesar Rp2 triliun berdasarkan harga Rp300 per lembar saham atas 6,68 miliar lembar saham INET, atau sebesar 647,90% dari nilai ekuitas perseroan berdasarkan laporan keuangan konsolidasian perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026," kata Direktur Utama DOOH, Victor Aritonang dalam siaran persnya di Jakarta.
Dari sisi skala, total aset INET per 30 Juni 2026 mencapai Rp6,11 triliun, atau sekitar 19,6 kali lipat lebih besar dibandingkan total aset DOOH. Manajemen DOOH menyatakan, langkah ini sejalan dengan arah strategis perseroan untuk memperkuat portofolio investasi pada sektor-sektor yang bersinergi dengan ekosistem bisnis perseroan.
Sejak PT Sinergi Internasional Investama (SII) menjadi pengendali baru pada 30 Juli 2026, DOOH diketahui menetapkan arah pengembangan usahanya menuju sektor infrastruktur telekomunikasi dan konektivitas, pusat data (data center), hingga infrastruktur kecerdasan buatan.
Melalui pencaplokan saham INET, DOOH membidik sinergi strategis untuk pengembangan ekosistem AI. Seperti AI Data Centre dengan pengembangan fasilitas pengolahan data dan platform digital melalui anak usaha INET, yaitu PT Sinergi Inti Data Indonesia (SIDI).
Kemudian, memanfaatkan segmen penyedia layanan internet INET yang pada semester I/2026 membukukan pendapatan Rp143,6 miliar dengan marjin laba bruto mencapai 66,9%. Selain itu, DOOH ingin memperkuat pilar submarine fiber optic backbone melalui kepemilikan di PT Sarana Global Indonesia (SGI) yang bergerak di bidang konstruksi dan pemeliharaan sistem kabel bawah laut.
Integrasi energi hijau untuk mendukung infrastruktur teknologi masa depan juga menjadi pertimbangan DOOH mengakuisisi INET. Terakhir, ingin mengintegrasikan jaringan konektivitas INET dengan bisnis media luar ruang DOOH, termasuk layanan Free WiFi Ads di 80 stasiun dan 304 Passenger Information Display (PID) di gerbong KRL.
"Kombinasi tersebut diharapkan menambah nilai jangka panjang bagi pemegang saham perseroan,"ujar Victor. (AHM)